Penulis: Admin

  • Sinergritas Hadapi Karhutla Polda Kalteng Melaksanakan Apel Siaga Karhutla Bersama Instansi Terkait.

    Sinergritas Hadapi Karhutla Polda Kalteng Melaksanakan Apel Siaga Karhutla Bersama Instansi Terkait.

    Palangka Raya – Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah melaksanakan Apel Gelar Pasukan dan Pengecekan Sarana dan Prasarana (Sarpras) dalam rangka penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Palangka Raya Tahun Anggaran 2026, Selasa (11/8/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Samapta Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol. Viddy Dasmasela, S.H., S.I.K., M.M.

    Apel tersebut turut dihadiri oleh sejumlah unsur instansi pemerintah dan organisasi masyarakat yang terlibat dalam kesiapsiagaan penanganan Karhutla, di antaranya Yon TP 830, BPBD Kota Palangka Raya, Satpol PP, Putra Pahandut, Banda Raya Volunteer, TSAK Kelurahan Kereng Bangkirai, PMK Amin Subur A, PMK Amin Subur B, PKCM Fire Fighter, Pick Up Putih, BPK Pahandut Seberang, Rerx BCR 11 Emergency Team, ERP, Borneo Sektor CR 11, Balakar 620, serta Tim Serbu Api Kelurahan Menteng.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Ditsamapta Polda Kalteng mengikuti apel gelar pasukan sebagai bagian dari kesiapan dalam penanganan Karhutla di wilayah Kota Palangka Raya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan sarana dan prasarana yang akan mendukung pelaksanaan penanganan Karhutla.

    Pengecekan sarpras dilakukan untuk memastikan kesiapan perlengkapan dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan, sehingga setiap kegiatan penanganan Karhutla dapat dilaksanakan secara optimal sesuai dengan kebutuhan.

    Usai melaksanakan pengecekan sarana dan prasarana, personel Ditsamapta Polda Kalteng bersama unsur pendukung melaksanakan patroli Karhutla di wilayah Kota Palangka Raya. Dalam patroli tersebut, personel melakukan pemadaman terhadap titik api yang ditemukan di wilayah Petuk Katimpun dan Tingang sebagai upaya penanganan dan pengendalian Karhutla.

    Direktur Samapta Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol. Viddy Dasmasela, S.H., S.I.K., M.M. menegaskan pentingnya kesiapsiagaan serta memastikan sarana dan prasarana yang dimiliki dalam kondisi siap digunakan guna mendukung penanganan Karhutla di Kota Palangka Raya.

    “Apel gelar pasukan dan pengecekan sarpras ini merupakan bentuk kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi Karhutla. Dengan sinergi antara kepolisian, instansi pemerintah dan organisasi masyarakat, diharapkan penanganan Karhutla dapat dilaksanakan secara cepat, terkoordinasi dan optimal,” ujar Viddy.

    Sinergi antara kepolisian, instansi pemerintah dan berbagai organisasi masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapan bersama menghadapi potensi Karhutla, khususnya di wilayah Kota Palangka Raya.

    Selama pelaksanaan kegiatan Apel Gelar Pasukan, Pengecekan Sarpras, patroli Karhutla dan pemadaman, situasi berlangsung aman dan kondusif. (Pids/)

  • Brimob Kalteng Hadir di Depan Sekolah, Bantu Pelajar Menyeberang dengan Aman

    Brimob Kalteng Hadir di Depan Sekolah, Bantu Pelajar Menyeberang dengan Aman

    Sampit – Kehadiran personel Kepolisian di tengah aktivitas masyarakat terus diwujudkan melalui pelayanan sederhana yang memberikan manfaat langsung. Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pagi sekaligus membantu para pelajar menyeberang jalan di sekitar SMAN 4 dan SMKN 2 Sampit, Jalan Jenderal Sudirman Km. 5, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (11/8/2026).

    Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi para siswa yang datang ke sekolah. Di tengah padatnya aktivitas kendaraan pada pagi hari, personel Brimob berada di sisi jalan dan membantu para pelajar menyeberang dengan tertib dan aman.

    Selain mengatur arus kendaraan, personel juga mengingatkan para siswa untuk selalu berhati-hati saat menyeberang serta memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar mereka. Kehadiran petugas di depan sekolah diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi para pelajar maupun pengguna jalan lainnya.

    Dansatbrimob Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa kegiatan pengaturan lalu lintas di lingkungan sekolah merupakan bagian dari pelayanan kepolisian yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

    «“Kami ingin kehadiran personel Brimob dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pelajar. Hal sederhana seperti membantu menyeberangkan siswa dan mengatur lalu lintas merupakan bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo.»

    Menurutnya, keselamatan pelajar merupakan perhatian bersama sehingga personel di lapangan diharapkan tidak hanya hadir untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

    Melalui kegiatan tersebut, Satbrimob Polda Kalteng terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan mengedepankan keselamatan.

  • Cegah Api Meluas, Brimob Kalteng Padamkan Karhutla Di Jalan M.T Haryono dan Jalan Jend.Sudirman Sampit

    Cegah Api Meluas, Brimob Kalteng Padamkan Karhutla Di Jalan M.T Haryono dan Jalan Jend.Sudirman Sampit

    Sampit – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan secara bersama-sama oleh personel gabungan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah bersama BPBD, TNI, dan unsur terkait melaksanakan pemadaman karhutla di Jalan M.T. Haryono dan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (11/8/2026).

    Setibanya di lokasi, tim gabungan langsung melakukan penanganan terhadap titik api yang ditemukan. Personel bersama-sama melakukan pemadaman dan penyisiran di sekitar lokasi untuk mencegah api kembali menyala maupun meluas ke area lainnya.

    Kondisi lahan yang kering pada musim kemarau menjadi salah satu perhatian dalam penanganan karhutla. Oleh karena itu, pemadaman dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi di sekitar lokasi serta memastikan titik api dapat dikendalikan dengan baik.

    Kehadiran tim gabungan di lapangan juga menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sinergi antarinstansi menjadi bagian penting dalam menghadapi karhutla, sehingga setiap kejadian dapat ditangani dengan cepat dan terkoordinasi.

    Dansatbrimob Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja sama dan kesiapsiagaan seluruh pihak.

    “Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait agar setiap titik api dapat segera ditangani dan tidak meluas. Kami akan terus mendukung upaya bersama dalam menjaga lingkungan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo.

    Ia menambahkan bahwa personel Satbrimob Polda Kalteng akan terus siap membantu penanganan karhutla bersama instansi terkait, sekaligus mengajak masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api.

    Melalui sinergi dan kepedulian bersama, tim gabungan terus berupaya mencegah karhutla meluas serta menjaga lingkungan dan kenyamanan masyarakat di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.

  • Sambangi Warga Pulang Pisau, Upaya Ditpolairud Wujudkan Kamtibas Perairan

    Sambangi Warga Pulang Pisau, Upaya Ditpolairud Wujudkan Kamtibas Perairan

    Pulang Pisau, (11/8/26) – Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Ditpolairud Polda Kalteng melalui Kapal Patroli XVIII-2002 melaksanakan program sambang warga di bantaran sungai Kahayan.

    Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin hubungan yang lebih baik antara polisi dan masyarakat, serta memberikan informasi penting terkait isu-isu keamanan.

    Dalam sambang tersebut, petugas kepolisian mendatangi rumah-rumah warga, memberikan penyuluhan tentang upaya pencegahan kejahatan, serta mengajak masyarakat untuk lebih aktif melaporkan kegiatan yang mencurigakan.

    Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Dirpolairud Kombes Pol Dony Eka Putra, S.I.K., M.H., menjelaskan, dengan mendekatkan diri kepada masyarakat, pihaknya harapkan warga dapat lebih merasakan keamanan dan nyaman di lingkungan mereka.

    Program sambang warga ini diharapkan dapat memupuk rasa kepedulian serta kerjasama antara polisi dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

    Warga pun mengapresiasi inisiatif ini, menyatakan bahwa komunikasi yang terbuka sangat penting untuk menjaga keamanan bersama. (Kp2002)

  • Jaga Kesehatan di Tengah Karhutla, Rumkit Bhayangkara Ajak Masyarakat Waspadai Dampak Asap Melalui Kalteng Bicara TVRI

    Jaga Kesehatan di Tengah Karhutla, Rumkit Bhayangkara Ajak Masyarakat Waspadai Dampak Asap Melalui Kalteng Bicara TVRI

    Palangka Raya – Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya terus berperan aktif dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dapat berdampak terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan oleh Dokter Spesialis Paru Rumkit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya, dr. Ivan Chandra, Sp.P., MM., dan Dokter Umum Rumkit Bhayangkara, dr. Karina Yesika, saat menjadi narasumber dalam program Kalteng Bicara TVRI.

    Dalam kesempatan tersebut, kedua narasumber membahas berbagai dampak paparan asap Karhutla terhadap kesehatan masyarakat, gejala yang perlu diwaspadai, kelompok masyarakat yang memiliki risiko lebih tinggi, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah gangguan kesehatan akibat paparan asap.

    Menurut dr. Ivan Chandra, Sp.P., MM., asap yang dihasilkan dari kebakaran hutan dan lahan mengandung berbagai partikel dan zat pencemar yang dapat masuk ke saluran pernapasan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan.

    “Paparan asap Karhutla dapat menimbulkan berbagai keluhan kesehatan, mulai dari iritasi mata dan tenggorokan, batuk, hingga sesak napas. Pada masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan sebelumnya, paparan asap dapat memperburuk kondisi yang sudah ada,” jelas dr. Ivan.

    Ia juga mengingatkan bahwa dampak asap tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang memiliki penyakit tertentu. Paparan asap dalam konsentrasi tinggi maupun dalam waktu yang cukup lama dapat memengaruhi kesehatan masyarakat secara umum.

    Sementara itu, dr. Karina Yesika turut memberikan edukasi mengenai pentingnya mengenali gejala gangguan kesehatan yang dapat muncul akibat paparan asap Karhutla serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

    Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memantau kondisi dan kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. Ketika kualitas udara berada dalam kondisi tidak sehat, masyarakat disarankan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker yang sesuai apabila harus keluar rumah.

    “Yang tidak kalah penting adalah melindungi kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta pasien yang memiliki penyakit paru atau gangguan pernapasan. Jika tidak ada kebutuhan mendesak, sebaiknya aktivitas di luar ruangan dikurangi ketika kualitas udara sedang buruk,” tambahnya.

    Selain mengurangi paparan asap, masyarakat juga diimbau untuk menjaga kondisi tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi, mencukupi kebutuhan cairan, serta menjaga kebersihan lingkungan.

    Masyarakat juga diminta tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan. Apabila mengalami keluhan seperti sesak napas, batuk yang menetap atau semakin berat, nyeri dada, maupun kesulitan bernapas, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan.

    Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya AKBP dr. Anton Sudarto, M.A.R.S., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Rumkit Bhayangkara dalam program Kalteng Bicara TVRI merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.

    “Rumkit Bhayangkara tidak hanya hadir dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga berupaya meningkatkan edukasi dan pencegahan. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan dapat mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi Karhutla,” ujar AKBP dr. Anton Sudarto.

    Keikutsertaan Rumkit Bhayangkara Palangka Raya dalam program Kalteng Bicara TVRI menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polri melalui bidang kesehatan untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan informasi yang edukatif, preventif, dan mudah dipahami.

    Dengan adanya edukasi tersebut, diharapkan masyarakat Kalimantan Tengah semakin memahami risiko paparan asap Karhutla serta dapat melakukan langkah-langkah pencegahan untuk melindungi kesehatan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

    Rumkit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan responsif sebagai wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. (Har/Adji)

  • Sat Samapta Polres Lamandau Patroli Harkamtibmas di Objek Vital, Sasar Perbankan

    Sat Samapta Polres Lamandau Patroli Harkamtibmas di Objek Vital, Sasar Perbankan

    Lamandau – Satuan Samapta Polres Lamandau melaksanakan patroli Harkamtibmas di sejumlah objek vital yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, khususnya perbankan, pada Selasa (11/08/2026).

    Kegiatan patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kehadiran Polri sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan di lingkungan objek vital. Personel melakukan pemantauan di sekitar kantor bank, mesin ATM, area parkir, serta akses keluar masuk masyarakat.

    Dalam pelaksanaan patroli, personel juga berdialog dengan petugas keamanan dan masyarakat untuk mengetahui situasi serta perkembangan kamtibmas di sekitar lokasi. Petugas keamanan diimbau meningkatkan kewaspadaan dan segera berkoordinasi dengan Kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

    Kepada masyarakat yang menggunakan layanan perbankan, personel mengingatkan agar tetap berhati-hati saat melakukan transaksi, menjaga kerahasiaan PIN dan data pribadi, serta tidak mudah menerima bantuan dari orang yang tidak dikenal.

    Patroli Harkamtibmas tersebut menjadi bagian dari upaya Sat Samapta Polres Lamandau dalam melakukan deteksi dini dan pencegahan gangguan kamtibmas, sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan menggunakan layanan perbankan dengan aman dan nyaman.

    Melalui kegiatan ini, Sat Samapta Polres Lamandau terus memperkuat kehadiran Polri pada objek-objek vital masyarakat sebagai bentuk perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. (Hms)

  • Polres Lamandau Tingkatkan Strong Point, Perkuat Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

    Polres Lamandau Tingkatkan Strong Point, Perkuat Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

    Lamandau – Personel Polres Lamandau melaksanakan kegiatan strong point di sejumlah titik strategis wilayah hukum Polres Lamandau pada Selasa (11/08/2026) sebagai upaya meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

    Dalam kegiatan tersebut, personel ditempatkan pada titik-titik yang memiliki aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas cukup tinggi. Kehadiran personel di lapangan dilakukan untuk membantu pengaturan lalu lintas, mengantisipasi potensi kemacetan, serta mencegah berbagai gangguan kamtibmas.

    Personel juga memberikan pelayanan dan imbauan kepada masyarakat pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta meningkatkan kewaspadaan selama beraktivitas.

    Pelaksanaan strong point menjadi salah satu langkah preventif Polres Lamandau dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.

    Melalui kegiatan tersebut, Polres Lamandau terus berkomitmen menghadirkan personel secara langsung di lapangan sebagai wujud perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. (Hms)

  • Kapolres Katingan Tekankan Kepedulian dalam Apel Jam Pimpinan

    Kapolres Katingan Tekankan Kepedulian dalam Apel Jam Pimpinan

    Katingan – Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., memimpin Apel Jam Pimpinan yang diikuti oleh seluruh personel Polres Katingan. Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya membangun kepedulian dalam pelaksanaan tugas, baik terhadap lingkungan kerja, sesama personel maupun masyarakat. Senin (10/08/2026) Pagi

    AKBP Dodik Hartono menyampaikan bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui tindakan besar. Hal-hal kecil yang dilakukan dengan penuh perhatian, seperti membantu rekan yang mengalami kesulitan, menjaga kebersihan lingkungan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.

    “Jangan menunggu menjadi sesuatu yang besar untuk peduli. Dari hal sekecil apa pun, apabila dilakukan dengan ikhlas dan konsisten, akan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” tegasnya.

    Melalui apel tersebut, Kapolres berharap seluruh personel semakin meningkatkan rasa tanggung jawab, kepedulian dan kepekaan dalam menjalankan tugas. Menurutnya, sikap tersebut menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pelayanan Polri yang humanis, profesional dan dipercaya masyarakat. (hum)

  • Polsek Katingan Hilir Pantau Hotspot di Belakang Sekolah Rakyat

    Polsek Katingan Hilir Pantau Hotspot di Belakang Sekolah Rakyat

    Katingan – Personel Polsek Katingan Hilir bersama tim Manggala Agni menindaklanjuti informasi titik hotspot di area belakang Sekolah Rakyat, Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan. Lokasi tersebut merupakan lahan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Katingan dengan kondisi berupa semak belukar dan vegetasi yang berpotensi menjadi bahan bakar apabila terdapat sumber api. Senin (10/08/2026)

    Menindaklanjuti informasi tersebut, personel piket Polsek Katingan Hilir menggunakan kendaraan roda dua menuju area sekitar titik hotspot yang dapat ditempuh sekitar 15 menit. Namun, setibanya di lokasi, petugas menghadapi kendala karena tidak terdapat akses jalan yang dapat dilalui secara langsung menuju titik koordinat hotspot, sehingga personel belum dapat mencapai titik secara tepat.

    Meski demikian, Kapolsek Katingan Hilir bersama anggota dan tim Manggala Agni tetap melakukan upaya pemadaman dan pendinginan dari lokasi terakhir yang dapat dijangkau. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat untuk mencegah api meluas ke area semak belukar dan vegetasi di sekitar lokasi.

    Polsek Katingan Hilir terus meningkatkan pemantauan terhadap titik-titik rawan Karhutla serta berkoordinasi dengan instansi terkait dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayahnya. (hum)

  • Polsek Tewang Sangalang Garing Tindak Lanjuti Tiga Titik Hotspot

    Polsek Tewang Sangalang Garing Tindak Lanjuti Tiga Titik Hotspot

    Katingan – Personel piket Polsek Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan bergerak cepat menindaklanjuti tiga titik hotspot yang terdeteksi berdasarkan pantauan satelit NASA-SNPP dan NASA-NOAA20, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 09.50 WIB. Ketiga titik tersebut berada di wilayah Kelurahan Pendahara, Kecamatan Tewang Sangalang Garing, Kabupaten Katingan.

    Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan ketiga titik berada di kawasan hutan belantara dan saling berdekatan. Titik pertama berada pada koordinat 113.37354, -1.70907, titik kedua 113.37667, -1.70795, dan titik ketiga 113.37776, -1.70975. Masing-masing lokasi diperkirakan mengalami kebakaran dengan luas sekitar 0,5 hektare, sehingga total lahan yang terdampak mencapai kurang lebih 1,5 hektare.

    Dalam penanganannya, personel melakukan pengecekan dan pengamanan lokasi dengan memasang police line serta banner bertuliskan bahwa lahan tersebut “Dalam Penyelidikan”. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga lokasi tetap steril sekaligus mendukung proses penyelidikan terkait penyebab terjadinya kebakaran.

    Polsek Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan terus meningkatkan pemantauan serta upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api guna mencegah kebakaran meluas.