Blog

  • Kapolres Lamandau Berikan Pembekalan kepada Peserta Diksar Saka Bhayangkara Angkatan ke-19

    Kapolres Lamandau Berikan Pembekalan kepada Peserta Diksar Saka Bhayangkara Angkatan ke-19

    Lamandau – Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K. memberikan pembekalan materi kepada peserta Pendidikan Dasar (Diksar) Saka Bhayangkara Angkatan ke-19 di Kabupaten Lamandau, Jumat malam (28/08/2026).

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta sebagai bekal dalam mengikuti seluruh rangkaian pendidikan. Pembekalan tersebut menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, serta pembentukan karakter generasi muda yang memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.

    Kapolres mengingatkan para peserta agar mengikuti seluruh proses pendidikan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

    Selain itu, peserta Saka Bhayangkara diharapkan mampu menjadi generasi muda yang peduli terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat serta dapat memberikan contoh positif bagi lingkungan. Para peserta juga diajak untuk menjauhi berbagai perilaku negatif dan mengisi waktu dengan kegiatan yang positif serta produktif.

    Melalui kegiatan pembekalan ini, Polres Lamandau terus mendukung pembinaan generasi muda melalui Saka Bhayangkara sebagai wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan.(Hms)

  • Polsek Bulik Bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Gelar Gotong Royong di Masjid Muhajirin

    Polsek Bulik Bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Gelar Gotong Royong di Masjid Muhajirin

    Lamandau – Personel Polsek Bulik bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Lamandau melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan Masjid Muhajirin sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan tempat ibadah sekaligus mempererat sinergitas antarinstansi, Jumat (28/08/2026).

    Kegiatan yang dilaksanakan sejak pagi tersebut difokuskan pada pembersihan area dalam dan luar masjid. Personel bersama-sama membersihkan ruang utama salat, halaman masjid, saluran air, area wudu, hingga toilet agar lingkungan masjid tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah.

    Kapolsek Bulik AKP Karno, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri bersama instansi pemerintah terhadap kebersihan fasilitas umum, khususnya tempat ibadah. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergitas serta semangat kebersamaan dan gotong royong.

    Pengurus Masjid Muhajirin menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi serta terima kasih atas kepedulian personel Polsek Bulik bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Lamandau.

    Melalui kegiatan gotong royong ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat serta sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah semakin kuat.

    Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan penuh suasana keakraban. (Hms)

  • Satbinmas Polres Lamandau Gelar Polmas, Sambangi Warga Desa Bumi Agung

    Satbinmas Polres Lamandau Gelar Polmas, Sambangi Warga Desa Bumi Agung

    Lamandau – Personel Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Lamandau melaksanakan kegiatan Pemolisian Masyarakat (Polmas) melalui patroli dan sambang kamtibmas di Desa Bumi Agung, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Sabtu (29/08/2026).

    Kegiatan tersebut merupakan upaya meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Kepolisian dan warga. Personel Satbinmas melakukan patroli di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat serta menyambangi warga untuk mengetahui situasi dan kondisi kamtibmas di lingkungan sekitar.

    Dalam kesempatan tersebut, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, serta tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak Kepolisian apabila menemukan kejadian maupun aktivitas yang dapat mengganggu kamtibmas.

    Kegiatan sambang juga menjadi sarana bagi Satbinmas untuk menyerap aspirasi dan informasi dari masyarakat sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

    Melalui kegiatan Polmas tersebut, Satbinmas Polres Lamandau terus mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta membangun komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat.

    Dengan sinergi dan kepedulian bersama, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Desa Bumi Agung tetap aman, tertib, dan kondusif. (Hms)

  • Sinergi Polsek Lamandau dan Babinsa Padamkan Api, Cegah Karhutla Meluas

    Sinergi Polsek Lamandau dan Babinsa Padamkan Api, Cegah Karhutla Meluas

    Lamandau – Personel Polsek Lamandau bersama Babinsa bersinergi melakukan pemadaman titik api yang ditemukan di wilayah Desa Penopa, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau, Jumat (28/08/2026).

    Menindaklanjuti adanya informasi titik api, personel Polsek Lamandau bersama Babinsa melaksanakan patroli dan pengecekan langsung ke lokasi. Setibanya di lokasi, petugas menemukan sejumlah lahan yang terbakar dan segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke area lainnya.

    Pemadaman dilakukan secara bersama-sama sebagai langkah cepat untuk mencegah meluasnya kebakaran serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergitas TNI-Polri dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

    Kapolsek Lamandau IPDA Tri Mulyono, S.H. menyampaikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan berbagai langkah pencegahan terhadap potensi Karhutla.

    “Kami akan selalu siap siaga. Berbagai upaya pencegahan akan terus kami lakukan, termasuk patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla,” ujar Kapolsek.

    Polsek Lamandau juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.(Hms)

  • Bhabinkamtibmas Polsek Lamansau Gencarkan Sosialisasi Larangan Karhutla Lewat Sambang Warga

    Bhabinkamtibmas Polsek Lamansau Gencarkan Sosialisasi Larangan Karhutla Lewat Sambang Warga

    Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Polsek Lamandau, Polres Lamandau, Polda Kaltenf. Salah satunya melalui kegiatan sambang dan Door To Door System (DDS) yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas di wilayah Kecamatan Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau, Sabtu (29/8/2026).

    Bhabinkamtibmas Polsek Lamandau Bripka Irwan Novrianto, sebagai bagian dari tugas rutin dalam meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman, damai, dan kondusif.

    Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas menyambangi sejumlah elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, perangkat desa, warga. Melalui komunikasi secara langsung, polisi tidak hanya mempererat hubungan silaturahmi, tetapi juga menyerap informasi, aspirasi, maupun berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

    Salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut adalah pencegahan Karhutla. Bhabinkamtibmas menyampaikan sosialisasi Maklumat terkait larangan melakukan pembakaran hutan dan lahan, sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan cara membakar ketika membuka maupun membersihkan lahan.

    Masyarakat diberikan pemahaman bahwa Karhutla dapat menimbulkan dampak serius, tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga kesehatan dan aktivitas masyarakat. Kebakaran yang tidak terkendali juga dapat meluas dan menimbulkan kabut asap serta mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah sekitar.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan adanya titik api maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sedini mungkin,” imbau Bhabinkamtibmas.

    Selain memberikan imbauan, kegiatan sambang juga menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga dinilai sangat penting dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

  • Tim Lemdiklat Polri Turun Ke Seruyan, Kumpulkan Data Karhutla Untuk Perkuat Langkah Penanganan

    Tim Lemdiklat Polri Turun Ke Seruyan, Kumpulkan Data Karhutla Untuk Perkuat Langkah Penanganan

    Polres Seruyan, 29 Agustus 2026 – Upaya memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi. Tim Satgas Edukasi Karhutla Lemdiklat Polri didampingi Kabag Ops Polres Seruyan mendatangi Kantor BPBD Kabupaten Seruyan, Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

    Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda koordinasi. Tim melakukan pendataan dan pengumpulan informasi terkait kondisi Karhutla di Kabupaten Seruyan, termasuk perkembangan titik panas, penanganan di lapangan, serta kesiapsiagaan unsur terkait dalam menghadapi potensi kebakaran.

    Data yang dihimpun menjadi bagian penting untuk melihat kondisi Karhutla secara lebih menyeluruh. Informasi lapangan juga diperlukan untuk mendukung penyusunan langkah edukasi dan pencegahan agar penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat sasaran.

    Didampingi Kabag Ops Polres Seruyan, Tim Satgas berkoordinasi langsung dengan jajaran BPBD Kabupaten Seruyan guna memperoleh gambaran mengenai situasi terkini sekaligus berbagai langkah yang telah dilakukan dalam menghadapi ancaman Karhutla.

    Kabag Ops Polres Seruyan menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Pertukaran informasi dan koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam memperkuat respons ketika muncul potensi kebakaran.

    “Data dan informasi lapangan menjadi dasar penting dalam menentukan langkah. Dengan koordinasi yang baik, setiap potensi Karhutla dapat diantisipasi dan ditangani lebih cepat,” ujarnya.

    Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Lemdiklat Polri, Polres Seruyan dan BPBD Kabupaten Seruyan dalam membangun pola penanganan Karhutla yang lebih terkoordinasi, berbasis data, dan mengedepankan langkah pencegahan.

  • Cegah Karhutla, Kapolres Katingan Bekali Mahasiswa STIK dengan Edukasi Humanis

    Cegah Karhutla, Kapolres Katingan Bekali Mahasiswa STIK dengan Edukasi Humanis

    Katingan– Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., memberikan arahan kepada Tim Satgas Edukasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melibatkan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri, Sabtu (29/8/2026), di Mapolres Katingan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat langkah pencegahan Karhutla melalui edukasi dan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat.

    Dalam arahannya, AKBP Dodik Hartono menekankan pentingnya pendekatan yang humanis, persuasif, dan edukatif saat memberikan pemahaman kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa STIK dapat menjadi agen perubahan dengan menyampaikan informasi mengenai bahaya Karhutla, dampaknya terhadap kesehatan dan perekonomian, serta konsekuensi hukum bagi masyarakat yang melakukan pembakaran hutan dan lahan secara ilegal.

    Kapolres juga meminta Satgas Edukasi untuk membangun sinergi dengan Bhabinkamtibmas, TNI, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta perangkat desa, khususnya di wilayah yang memiliki potensi rawan Karhutla. Setiap kegiatan sosialisasi juga diminta untuk didokumentasikan sebagai bahan evaluasi dan laporan guna meningkatkan efektivitas upaya pencegahan di lapangan.

    Keterlibatan mahasiswa STIK Lemdiklat Polri diharapkan dapat memperkuat edukasi kepada masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran bersama untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Dengan kolaborasi lintas unsur tersebut, Polres Katingan berkomitmen terus mengedepankan langkah preventif guna menjaga wilayah Kabupaten Katingan dari ancaman Karhutla. (hum)

  • Kapolres Kobar Bekali Tim Satgas Edukasi STIK Polri, Perkuat Pencegahan Karhutla

    Kapolres Kobar Bekali Tim Satgas Edukasi STIK Polri, Perkuat Pencegahan Karhutla

    Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Joko Handono, S.I.K., M.H., M.M. memberikan arahan kepada Tim Satgas Edukasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terdiri dari Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri, Sabtu (29/8/2026) di Mapolres Kobar.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Polres Kobar dalam memperkuat pencegahan Karhutla melalui edukasi langsung ke masyarakat.

    Dalam arahannya, Kapolres Kobar menekankan agar tim melaksanakan tugas dengan pendekatan humanis, persuasif dan edukatif.

    “Adik-adik mahasiswa ini adalah agen perubahan. Sampaikan kepada masyarakat bahaya Karhutla, dampak terhadap kesehatan, ekonomi, dan juga ancaman sanksi hukum bagi pelaku pembakaran lahan,” tegas Kapolres.

    Kapolres juga menginstruksikan agar Satgas Edukasi bersinergi dengan Bhabinkamtibmas, TNI, BPBD, MPA, dan perangkat desa dalam menyampaikan sosialisasi di wilayah rawan Karhutla.

    Selain itu, Kapolres meminta tim untuk mendokumentasikan setiap kegiatan edukasi sebagai bahan evaluasi dan laporan pimpinan.

    Dengan adanya keterlibatan mahasiswa STIK Lemdiklat Polri ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, sehingga wilayah Kotawaringin

  • Cegah Karhutla, Satbinmas Polres Gunung Mas Bersama Pasis SIP Edukasi Petani di Jalur Kurun-Linau

    Cegah Karhutla, Satbinmas Polres Gunung Mas Bersama Pasis SIP Edukasi Petani di Jalur Kurun-Linau

    Kuala Kurun – Sat Binmas Polres Gunung Mas bersama Peserta Didik Sekolah Inspektur Polisi (Pasis SIP) BKO Polres Gunung Mas melaksanakan edukasi dan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat petani di Jalan Lintas Kurun-Linau, Kabupaten Gunung Mas. Kegiatan tersebut juga disertai pemasangan pamflet pencegahan pembakaran lahan serta sosialisasi Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah tentang larangan Karhutla, Sabtu (29/8/2026).

    Kegiatan berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB dengan sasaran masyarakat petani yang beraktivitas di sekitar lokasi. Edukasi diberikan sebagai langkah pencegahan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama pada kondisi lahan yang kering.

    Kaurbinopsnal Satbinmas Polres Gunung Mas Ipda Sabar Hari Siswanto bersama personel menjadi pelaksana kegiatan. Ia didampingi tiga personel Pasis SIP BKO Polres Gunung Mas, yakni Yulius Totok Kristianto, Hendri, S.AP., dan Regenson.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan edukasi mengenai larangan melakukan pembakaran hutan atau ladang. Imbauan juga diberikan kepada masyarakat yang memiliki atau mengelola lahan agar melakukan pembukaan lahan dengan cara yang tidak menimbulkan risiko kebakaran.

    Selain penyampaian secara langsung, petugas memasang pamflet pencegahan pembakaran pada lahan yang telah ditebang maupun lahan yang belum ditebang. Pemasangan tersebut ditujukan sebagai pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya pencegahan Karhutla di lingkungan sekitar.

    Mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., KBO Sat Binmas Polres Gunung Mas Ipda Sabar Hari Siswanto mengatakan, edukasi kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya pencegahan sebelum terjadi kebakaran yang lebih luas.

    “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kami juga menyampaikan Maklumat Kapolda Kalteng agar masyarakat mengetahui larangan tersebut dan bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla,” ujar Ipda Sabar.

    Menurutnya, masyarakat petani memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kebakaran karena aktivitas pengelolaan lahan berhubungan langsung dengan kondisi lingkungan. Karena itu, komunikasi dan penyampaian informasi secara langsung menjadi salah satu langkah yang dilakukan kepolisian.

    Sosialisasi Maklumat Kapolda Kalteng juga menjadi bagian utama kegiatan. Petugas menjelaskan kepada masyarakat mengenai larangan Karhutla sekaligus mengajak warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api.

    Ipda Sabar menambahkan bahwa pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama antara kepolisian dan masyarakat. “Kami berharap masyarakat dapat ikut menjaga lingkungannya. Apabila melihat adanya titik api, segera sampaikan informasi kepada pihak kepolisian melalui layanan call center 110 atau petugas terkait agar bisa ditindaklanjuti,” katanya.

    Keterlibatan Pasis SIP BKO dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan edukasi bersama Satbinmas. Kehadiran personel di tengah masyarakat juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dan menyampaikan pesan kamtibmas secara humanis.

    Melalui pemasangan pamflet dan sosialisasi langsung kepada petani, Polres Gunung Mas berupaya memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pencegahan pembakaran lahan. Langkah tersebut diarahkan untuk mendorong masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar kebakaran tidak meluas.

    Kegiatan edukasi dan sosialisasi pencegahan Karhutla tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya para petani, terhadap risiko kebakaran. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam pencegahan Karhutla diharapkan terus diperkuat sehingga pelayanan, komunikasi, dan upaya menjaga lingkungan di Kabupaten Gunung Mas semakin baik. (sp)

  • Kapolres Kapuas Beri Pembekalan Mahasiswa STIK, Perkuat Edukasi Humanis Pencegahan Karhutla

    Kapolres Kapuas Beri Pembekalan Mahasiswa STIK, Perkuat Edukasi Humanis Pencegahan Karhutla

    Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperkuat Polres Kapuas melalui pendekatan edukatif dan humanis. Salah satunya dengan memberikan pembekalan kepada Tim Satuan Tugas (Satgas) Edukasi Karhutla yang melibatkan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri, Sabtu (29/8/2026), bertempat di Mapolres Kapuas.

    Kegiatan pembekalan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kapuas, AKBP Rina Perwitasari, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA., sebagai bentuk kesiapan sebelum para mahasiswa turun langsung ke tengah masyarakat untuk melaksanakan sosialisasi dan edukasi pencegahan Karhutla di wilayah Kabupaten Kapuas.

    Dalam arahannya, Kapolres Kapuas menekankan bahwa keberhasilan pencegahan Karhutla tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada tumbuhnya kesadaran masyarakat melalui komunikasi yang baik, santun, dan menyentuh hati.

    “Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan masa depan generasi kita. Oleh karena itu, saya berharap adik-adik mahasiswa STIK dapat menjadi agen perubahan dengan mengedepankan pendekatan humanis, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam dan tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujar AKBP Rina Perwitasari.

    Kapolres juga mengingatkan pentingnya membangun kedekatan dengan masyarakat saat melaksanakan sosialisasi, sehingga pesan-pesan pencegahan dapat diterima dengan baik dan menumbuhkan kesadaran bersama.

    “Edukasi yang dilakukan dengan hati akan lebih mudah diterima. Kehadiran mahasiswa STIK di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi jembatan antara Polri dan warga dalam membangun budaya peduli lingkungan. Pencegahan Karhutla adalah tanggung jawab bersama, dan sekecil apa pun upaya yang kita lakukan akan sangat berarti bagi kelestarian alam Kabupaten Kapuas,” tambahnya.

    Melalui kegiatan ini, Polres Kapuas bersama mahasiswa STIK Lemdiklat Polri berkomitmen memperkuat langkah preventif dalam menghadapi musim kemarau, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

    Sinergi antara Polri, mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan Kabupaten Kapuas yang aman, sehat, dan bebas dari Karhutla.