Penulis: Admin

  • Dikbangspes Gelombang II di SPN Polda Kalteng Resmi Dibuka.

    Dikbangspes Gelombang II di SPN Polda Kalteng Resmi Dibuka.

    SPN – Sekolah Polisi Negara Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah menggelar pendidikan pengembangan spesialisasi (Dikbangspes) di SPN Polda Kalteng .

    Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Ka SPN Polda Kalteng Kombes Pol Dharmeshwara Hadi Kuncoro,S.I.K. memimpin pembukaan di Sekolah Polisi Negara ( SPN) Polda Kalteng, Senin, (06/04/2026) pukul 08.00 WIB,Bukit Rawi, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

    Kegiatan pembukaan pelatihan Dikbangspes ini dihadiri oleh PJU SPN Polda Kalteng,Tenaga pendidik dari Satuan Fungsi Polda Kalteng dan 180 orang peserta Perwira Pertama dari Satuan Kerja dan wilayah Polda Kalteng, Adapun pendidikan pengembangan spesialisasi akan dilaksanakan selama 22 hari kedepan di SPN Polda Kalteng

    Dalam amanatnya Ka SPN menyampaikan yaitu ” Kepada Gadik (Tenaga Pendidik) dan Instruktur (Pelatih) selalu semangat dalam memberikan materi kepada peserta pelatihan,kegiatan ini akan dilaksanakn selama 22 hari diharapkan bisa mengikuti kegiatan-kegiatan yang diberikan dan sudah terjadwal serta jangan dijadikan pelatihan ini sebagai beban karena ini adalah meningkatkan kemampuan rekan-rekan.

    “Kemudian perihal yang kita dengar dan saksikan bersama di media sosial bahwa Polri masih dipandang negatif oleh masyarakat, semoga dengan pendidikan pengembangan ini kita menjadi lebih meningkatkan mutu dan kualitas kita terhadap masyarakat karena pada dasarnya kita Polri ini adalah pelindung,pengayom dan pelayan masyarakat” Tutup Ka SPN (OneLND)

  • Berbagi Kasih, Ditpolairud Polda Kalteng Bagikan Bansos Berupa Sembako Kepada Masyarakat Yang Lebih Membutuhkan

    Berbagi Kasih, Ditpolairud Polda Kalteng Bagikan Bansos Berupa Sembako Kepada Masyarakat Yang Lebih Membutuhkan

    Buntok – Ditpolairud Polda Kalteng melalui Kapal Polisi KP XVIII-2001 memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang Lebih membutuhkan di Bantaran Sungai Barito (Buntok), Kabupaten Barito Selatan Senin (6/4/2026).

    Manusia merupakan mahluk sosial yang berarti berinteraksi dan bergantung satu sama lain juga tidak dapat hidup sendiri serta mencukupi kebutuhannya tanpa bantuan orang lain.

    Sebagaimana Ditpolairud yang peduli akan sesama memberikan bantuan kepada warga Bantarann Das Barito (Buntok) yang membutuhkan untuk menjalani hidupannya sehari-hari.

    Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. melalui Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra, S.I.K., M.H. mengatakan,”Pentingnya untuk kita jaga hubungan sosial terhadap lingkungan dan kepada sesama agar lingkungan kita tetap terjaga serta tercipta keharmonisan satu dengan yang lainnya”.

    Di sisi lain banyak manfaat dari terjaganya hubungan sosial yakni mempererat hubungan, meningkatkan rasa empati dan simpati serta menjaga keutuhan masyarakat”,tutupnya,.

  • Survei KedaiKOPI: 88,8 Persen Masyarakat Puas dengan Manajemen Pemerintah dalam Mudik Lebaran 2026

    Survei KedaiKOPI: 88,8 Persen Masyarakat Puas dengan Manajemen Pemerintah dalam Mudik Lebaran 2026

    JAKARTA — Sebagian besar masyarakat yang melakukan mudik pada Lebaran 2026 mengaku puas terhadap manajemen mudik yang diselenggarakan pemerintah. Lembaga Survei KedaiKOPI mencatat, sebanyak 88,8 persen responden merasa puas, dengan nilai rata-rata kepuasan sebesar 7,18 dari skala 1 sampai 10.

    Hasil itu disampaikan oleh Head of Research KedaiKOPI, Ashma Nur Afifah, dalam pemaparan survei tahunan KedaiKOPI terkait pelaksanaan mudik Lebaran, Senin (6/4/2026). Survei dilakukan pada 23–30 Maret 2026 terhadap 1.101 responden yang memenuhi kriteria sebagai pemudik Lebaran 2026.

    “Dari skala 1 sampai 10, kita mendapatkan nilai sebesar 7,18. Maka dari skala tersebut kita dapat kategorikan bahwa responden yang melakukan mudik cukup puas dengan layanan atau manajemen mudik yang telah dilakukan oleh pemerintah,” kata Ashma.

    Ashma mengatakan, kepuasan tersebut diukur dari dua aspek besar, yaitu layanan armada transportasi umum, serta infrastruktur dan kebijakan manajemen mudik secara keseluruhan.

    Pada aspek layanan armada, kepuasan tertinggi secara konsisten tercatat pada kenyamanan armada yang berlaku untuk bus, kereta api, maupun travel atau shuttle resmi. Namun, masing-masing moda juga mencatatkan titik lemah tersendiri.

    Untuk pengguna bus, aspek yang mendapat penilaian paling rendah adalah kenyamanan terminal bus. Bagi penumpang kereta api, keluhan terbesar datang dari ketersediaan kuota tiket, di mana angkanya turun signifikan dibanding tahun lalu, dari 84,8 persen menjadi 76,1 persen atau berkurang 8,7 persen. Sementara itu, pengguna travel resmi mengeluhkan kenyamanan saat menunggu di pool atau titik penjemputan.

    Di moda kapal laut, kepuasan tertinggi dirasakan saat proses antrean masuk ke kapal, sedangkan aspek terendah adalah keteraturan saat mengantri membeli tiket di pelabuhan. Adapun untuk pengguna pesawat, kenyamanan di dalam kabin mendapat apresiasi tertinggi, sementara ketersediaan kuota tiket menjadi aspek terendah, meski angkanya justru naik dari 76,2 persen tahun lalu menjadi 80 persen tahun ini.

    “Kesulitan yang dirasakan dalam mengakses tiket kereta api lebih banyak dirasakan oleh responden tahun ini dibandingkan tahun lalu. Turun tertingginya ada pada ketersediaan kuota tiket kereta api, yang tahun lalu 84,8 persen, sekarang hanya 76,1 persen,” kata Ashma.

    Dari sisi infrastruktur jalan, kepuasan terhadap jalan tol secara konsisten lebih tinggi dibanding jalan non-tol. Pada pengguna jalan tol, kepuasan di hampir semua aspek berkisar di angka 91–92 persen. Aspek yang paling diapresiasi adalah kondisi saat memasuki jalan tol (92,7 persen) dan keamanan serta penerangan jalan tol (92,2 persen). Khusus untuk penerangan jalan tol, angka ini melonjak tajam dibanding tahun lalu yang hanya 77,2 persen, atau naik 15 persen.

    Sebaliknya, untuk jalan non-tol, ketersediaan rambu lalu lintas yang dinilai cukup dan jelas mendapat apresiasi tertinggi di angka 85,8 persen. Aspek yang paling dikeluhkan adalah kemulusan jalan di dalam kabupaten atau kota tujuan (73,1 persen), turun dari 82,9 persen pada 2025.

    “Ada peningkatan di aspek keamanan dan penerangan jalan tol. Yang tahun lalu puas hanya sebesar 77,2 persen, tahun ini naik menjadi 92,2 persen. Jadi memang ada peningkatan penerangan di jalan tol tahun ini dan itu diapresiasi dalam menjaga keamanan mudik 2026,” kata Ashma.

    Ashma lalu menjelaskan, kebijakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan pemerintah, seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow, mendapat sambutan positif dari 80,8 persen responden. Sementara itu, 82 persen pemudik menyatakan puas dengan layanan posko kesehatan yang tersedia selama perjalanan mudik.

    “Kepuasan terhadap kebijakan rekayasa lalu lintas sebelumnya mencapai 91,2 persen dan posko kesehatan 92,9 persen di tahun 2025. Pola yang sama kami temukan di tahun ini, mayoritas masih puas, namun persentasenya turun dibanding tahun lalu,” ujar Ashma.

    Di rest area, ketersediaan bahan bakar menjadi aspek yang paling diapresiasi, dengan 87,1 persen responden merasa puas. Namun, kebersihan toilet menjadi catatan tersendiri, hanya 77,8 persen yang merasa puas, turun dari 86,2 persen pada tahun sebelumnya.

    “Ini mungkin juga dikarenakan memang pengguna toilet di saat periode mudik lebih banyak, sehingga kebersihan toiletnya cukup agak sulit untuk dijaga secara konsisten,” ujar Ashma.

    Untuk layanan darurat, 77,8 persen responden menyatakan puas, turun 12,5 persen dari 2025. Sementara kepatuhan pengendara lain mendapat angka kepuasan paling rendah di antara semua aspek yang diukur, yakni 71,9 persen, turun 10,1 persen dibanding tahun lalu.

    Salah satu kebijakan yang paling diapresiasi pemudik adalah pemisahan akses pelabuhan berdasarkan jenis kendaraan, yang berlaku di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk mulai 13–29 Maret 2026. Sebanyak 91,5 persen responden menyatakan setuju dengan kebijakan tersebut, dengan nilai rata-rata dukungan 7,66 dari skala 10.

    Adapun survei KedaiKOPI juga mengukur kinerja kepolisian dari dua sisi, yaitu polisi lalu lintas (Polantas) yang bertugas di jalan, serta polisi yang menjaga keamanan lingkungan rumah yang ditinggal pemudik.

    Dari sisi Polantas, Ashma menjelaskan 80,6 persen responden merasa puas terhadap kinerja Polantas dalam menjaga kelancaran arus mudik, dan 81,7 persen puas terhadap kinerjanya dalam menjaga keamanan arus mudik. Meski masih di atas 80 persen, Ashma mengatakan kedua angka ini turun dibanding 2025, di mana masing-masing turun 5,7 persen dan 6,2 persen.

    Dari sisi keamanan rumah, 86,7 persen responden percaya bahwa aparat lingkungan seperti RT/RW atau satpam mampu menjaga rumah mereka selama ditinggal mudik, dengan nilai rata-rata kepercayaan 7,78. Adapun kepercayaan terhadap kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan permukiman tercatat pada angka 79,4 persen dengan rata-rata 7,20.

    “Jika kita fokus pada seluruh aspek yang ditanyakan terkait kinerja polisi, yaitu menjaga kelancaran lalu lintas, menjaga keamanan arus mudik, hingga menjaga keamanan di lingkungan rumah, maka nilai rata-rata kepuasannya adalah 7,81. Jumlah responden yang merasa puas terhadap kinerja Polri secara keseluruhan sebanyak 84,1 persen,” pungkas Ashma.

  • Polsek Teweh Timur Intensifkan Jaga Mako dan Patroli Kamtibmas di Wilayah Benangin

    Polsek Teweh Timur Intensifkan Jaga Mako dan Patroli Kamtibmas di Wilayah Benangin

    BARITO UTARA – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Teweh Timur melaksanakan kegiatan penjagaan Markas Komando (Mako) sekaligus patroli rutin di wilayah hukum setempat, Minggu malam (5/4/2026).

    Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB tersebut mencakup patroli objek vital, pemukiman warga, serta sosialisasi kepada masyarakat dengan membagikan nomor telepon dinas kepolisian.

    Kapolsek Teweh Timur, IPTU Ade Soemarna, S.Sos., M.A.P., melalui laporan resminya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di wilayah Desa Benangin, Kecamatan Teweh Timur.

    Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan jaga Mako antara lain AIPTU Heria Librianto, BRIPKA Burhanuddin, dan BRIPDA Dicky Maulana Astra Sahara.

    Dalam pelaksanaannya, personel piket meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan perlengkapan dinas sesuai standar operasional prosedur (SOP). Pengamanan juga diperketat, terutama pada akses keluar-masuk Mako, termasuk pengawasan terhadap gudang senjata dan logistik.

    Selain itu, petugas turut melakukan pemeriksaan terhadap setiap tamu yang datang secara tegas namun tetap mengedepankan sikap humanis. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.

    Tidak hanya itu, personel juga aktif berinteraksi dengan masyarakat guna menyerap informasi serta menindaklanjuti berbagai keluhan warga terkait keamanan lingkungan. Melalui patroli sambang ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat.

    Sebagai bentuk pelayanan publik, petugas juga membagikan nomor telepon dinas kepada warga agar memudahkan masyarakat dalam menghubungi pihak kepolisian jika membutuhkan bantuan atau kehadiran aparat.

    Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Teweh Timur, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

  • Kapolsek Teweh Timur Hadiri Rakor Ketahanan Pangan, Dukung Sinergi Lintas Sektor di Barito Utara

    Kapolsek Teweh Timur Hadiri Rakor Ketahanan Pangan, Dukung Sinergi Lintas Sektor di Barito Utara

    Muara Teweh, 06 April 2026 — Kapolsek Teweh Timur, Iptu Ade Soemarna, S.Sos., M.A.P., turut menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Ketahanan Pangan yang digelar oleh Polres Barito Utara pada Senin (6/4/2026) pagi di Aula Anggrawina Jagrata Polres Barito Utara.

    Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, ini merupakan bagian dari upaya mendukung program strategis nasional dalam bidang ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung.

    Rakor yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga 11.38 WIB tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya unsur Pemerintah Daerah, perbankan, Perum Bulog, penyuluh pertanian lapangan (PPL), kelompok tani, serta jajaran pejabat utama dan Kapolsek di wilayah hukum Polres Barito Utara.

    Kehadiran Kapolsek Teweh Timur Iptu Ade Soemarna menunjukkan komitmen Polsek Teweh Timur dalam mendukung penuh program ketahanan pangan serta memperkuat sinergi lintas sektor guna meningkatkan kesejahteraan petani di wilayahnya.

    Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan berupa bibit dan alat tanam jagung kepada perwakilan petani sebagai bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

    Kapolsek Teweh Timur Iptu Ade Soemarna menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung dan mengawal pelaksanaan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Teweh Timur, termasuk dalam mencegah praktik tengkulak yang merugikan petani.

    “Kami dari Polsek Teweh Timur siap bersinergi dengan seluruh pihak untuk memastikan petani mendapatkan perlindungan serta hasil panen dapat terserap dengan baik. Ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

    Dengan adanya Rakor ini, diharapkan terjalin koordinasi yang lebih kuat antarinstansi serta terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Barito Utara, khususnya dalam mendukung target swasembada jagung tahun 2026. (Arc)

  • Lewat Sambang dan Silaturahmi, Piket Polsek Delang Dukung Program Asta Cita di Kelurahan Kudangan

    Lewat Sambang dan Silaturahmi, Piket Polsek Delang Dukung Program Asta Cita di Kelurahan Kudangan

    Lamandau – Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta mendukung program ketahanan pangan, personel piket Polsek Delang melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada warga yang memelihara ayam di Kelurahan Kudangan, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, Senin (6/4/2026).

    Kegiatan sambang tersebut merupakan bagian dari upaya Polsek Delang dalam mendukung program Asta Cita, khususnya pada sektor pemberdayaan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan mandiri di lingkungan warga. Dalam kesempatan tersebut, personel piket memberikan imbauan kamtibmas sekaligus berdialog secara humanis dengan masyarakat terkait kondisi keamanan lingkungan serta perkembangan usaha peternakan ayam yang dikelola secara mandiri.

    Warga Kelurahan Kudangan menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta dukungan Polsek Delang terhadap kegiatan produktif masyarakat. Diharapkan melalui komunikasi yang baik antara Polri dan warga, situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta program pemeliharaan ayam dapat terus berkembang guna menunjang kebutuhan ekonomi masyarakat.

    Polsek Delang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sambang rutin sebagai bentuk pelayanan, perlindungan, dan pengayoman, sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan lokal yang sejalan dengan program Asta Cita.(Hms)

  • Kapolres Lamandau Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian Personil Polres Lamandau

    Kapolres Lamandau Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian Personil Polres Lamandau

    Lamandau – Kapolres Lamandau memimpin langsung upacara kenaikan pangkat pengabdian kepada personel Polres Lamandau, AKP Nasir, S.H., M.H., yang resmi dinaikkan pangkatnya menjadi Komisaris Polisi (Kompol). Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama, personel Polres Lamandau, serta Bhayangkari di Aula Polres Lamandau, Senin (6/4/2026).

    Kenaikan pangkat pengabdian ini merupakan bentuk penghargaan institusi Polri atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian panjang AKP Nasir selama menjalankan tugas sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia. Momentum tersebut menjadi wujud apresiasi atas kinerja dan integritas yang telah ditunjukkan sepanjang masa dinasnya.

    Dalam amanatnya, Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, S.I.K., M.H.,M.M. menyampaikan bahwa kenaikan pangkat pengabdian bukan sekadar kenaikan status kepangkatan, tetapi juga merupakan penghormatan atas pengabdian tulus kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Kapolres berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.

    Suasana haru dan bangga turut dirasakan saat Kompol Nasir menerima ucapan selamat dari Kapolres beserta jajaran dan Bhayangkari yang hadir. Kehadiran Bhayangkari menjadi simbol dukungan keluarga dalam perjalanan pengabdian anggota Polri.

    Upacara ditutup dengan pemberian ucapan selamat serta sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan penghormatan atas capaian pengabdian Kompol Nasir kepada institusi Polri.(Hms)

  • Polsek Katingan Hulu sosialisasi Stop Karhutla.

    Polsek Katingan Hulu sosialisasi Stop Karhutla.

    Tribaratanews.kalteng.polri.go.id-
    Polres Katingan – Polsek Katingan Hulu, Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah dalam menangani Dampak KARHUTLA, Bhabinkamtias Brigpol Dony Apriady Saputra polsek Katingan Hulu melaksanakan Sosialisasi STOP!!! KEJAHATAN TERHADAP LINGKUNGAN “DILARANG MEMBAKAR HUTAN DAN LAHAN DI WILKUM POLSEK KATINGAN HULU kepada masyarakat Desa Tumbang Jiga Kec Katingan Hulu, Kab. Katingan kegiatan, minggu (5/4/2026) pagi.

    Kegiatan Kepolisian tersebut memiliki peranan yang sangat penting dalam penanganan tindak pidana karhutla sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum .

    Kegiatan sosialisasi karhutla yang di laksanakan secara rutin oleh polri dalam hal ini polsek katingan hulu melalui bhabinkamtibmas sebagai LANGKAH AWAL CEGAH TANGKAL karhutla di wilkum Katingan Hulu,

    Dalam mengantisipasi karhutla pada musim kemarau pihak Polsek Katingan Hulu memaksimalkan giat sosialisasi tersebut dengan sasaran warga masyarakat yang berladang, sehingga mampu menekan dampak kabut asap yg di timbulkan dari karhutla.

    Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K M.H, melalui KapolsekKapolsek Katingan Hulu dan Bukit Raya katingan IPTU YUBAMBANG KUSNADY S.H., menyampaikan kegiatan ini salah satu cara yang dilakukan secara rutin pendekat kepadanya masyarakat melalui upaya preventif agar tidak terjadi karhutla.

    “Kegiatan tersebut memiliki tujuan utama, yaitu memberikan edukasi dini kepada para Masyarakat untuk dapat memahami bahwa MEMBAKAR HUTAN DAN LAHAN tidak dibenarkan dan ada Sanksi Hukum bagi para pelaku pembakar Hutan dan Lahan imbau Kapolsek.

  • Upaya Pencegahan Penebangan Hutan secara Liar (Ilegal Logging), Bhabinkamtibmas sosialisasi kepada masyarakat.

    Upaya Pencegahan Penebangan Hutan secara Liar (Ilegal Logging), Bhabinkamtibmas sosialisasi kepada masyarakat.

    Polsek Katingan Hulu dan Bukit Raya – Katingan – Polda Kalimantan Tengah.

    Salah satu upaya Polsek Katingan Hulu dalam rangka mencegah Penebangan Hutan secara Liar (Ilegal Logging) pihaknya melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, minggu ( 5/4/2026) pagi.

    Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K. M.H melalui Kapolsek Katingan Hulu dan Bukit Raya IPTU YUBAMBANG KUSNADY S.H., mengatakan Polsek Katingan Hulu dan Bukit Raya Polres Katingan membenarkan bahwa pihaknya rutin melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk pencegahan serta mengajak masyarakat bersama-sama untuk agar tidak melakukan Penebangan Hutan secara Liar (Ilegal Logging) mengingat kegiatan Ilegal Logging tersebut sekarang dilarang dan ada Undang-Undang yang sudah mengaturnya,

    Kegiatan Ilegal Logging memiliki dampak yang luas dan sangat merugikan baik bagi lingkungan maupun masyarakat rusaknya ekosistim hutan dan keanekaragaman hayati, bencana alam ( banjir dan longsor )

    “Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personil Polsek Katingan Hulu dan Bukit Raya melalui Bhabinkamtibmas desa Tumbang Jiga Brigpol Dony Apriady Saputra dengan sasaran masyarakat yang ada di Kec.Katingan Hulu, Kab. Katingan, Prov. Kalimantan Tengah.

    “Kami langsung menyambangi Masyarakat yang berada di desa-desa di wilayah Kec.katingan Hulu agar peduli dan siap bekerjasama dengan pihak yang berwajib untuk menindaklanjuti apabila ada dari masyarakat ataupun luar yang melakukan tindak pidana Penebangan Hutan secara Liar (Ilegal Logging)” tambahnya.

  • Bhabinkamtibmas Kec. Katingan Hulu dan Bukit Raya Sosialisasi tentang larangan Ilegal Mining.

    Bhabinkamtibmas Kec. Katingan Hulu dan Bukit Raya Sosialisasi tentang larangan Ilegal Mining.

    Polda Kalteng – Polres Katingan – Personel Bhabinkamtibmas Polsek Katingan Hulu dan Bukit raya Brigpol Dony Apriady Saputra melaksanakan sosialisasi tentang larangan terhadap pelaku Ilegal Mining kepada masyarakat di Desa Tumbang Jiga, minggu (5/4/2026)pagi.

    Kapolres katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K M.H, melalui Kapolsek Katingan Hulu dan Bukit Raya, IPTU YUBAMBANG KUSNADY S.H., menjelaskan kegiatan Bhabinkamtibmas jajaran Polres Katingan dengan cara sosialisasi kepada masyarakat agar mengerti dan memahami tentang larangan Ilegal Mining .

    Dengan adanya kegiatan ini juga masyarakat bisa memahami tujuan sosialisasi tentang larangan Ilegal Mining sebagai langkah pencegahan ( preventif ) begitu pula dampak yang di timbulkan dari kegiatan illegal Mining sangat luas meliputi kerusakan lingkungan meliputi pencemaran air dan tanah, menganggu habitat satwa lia, longsor dan banjir hingga kerusakan lahan yang sulit di pulihkan.

    “Kami selalu mengajak masyarakat untuk membantu Kepolisian agar bersama-sama menjaga serta melestarikan hutan hayati dan sungai dengan tidak melakukan kegiatan Ilegal Mining, karena sudah ada Undang- undang yang mengatur dan melarang, baik berupa pasal, serta sanki denda kurungan,” pungkasnya.